Summit On The Air Gunung Andong YBJ/JT-023

Minggu, 22 November 2020, Summits On The Air (SOTA) 2nd dilakukan Vincentius Tegar Dewanto – YC2LLT yang sebelumnya telah melakukan kegiatan SOTA & Reforestation di Gunung Telomoyo Pada kegiatan SOTA kali ini berbeda dari yang dia lakukan. Kali ini Tegar (YC2LLT) berangkat hanya bersama dengan seorang teman kuliahnya. Target SOTA pada kali ini di Gunung Andong dengan kode YBJ/JT-023 pada ketinggian 1710 MDPL, dimana gunung ini belum pernah diaktivasi oleh siapapun.

Munurut Tegar kegiatan Summits On The Air ini dilakukan hanya berdua dengan teman kuliahnya dan mendadak tanpa persiapan jauh hari sebelumnya, “Karena memang rencana mendaki yang tiba-tiba dan perlengkapan yang seadanya sehingga kegiatan ini bisa dibilang ‘Mangkat modal Nekat’ atau berangkat hanya bermodalkan nekat.” ungkapnya dalam tulisan pribadinya. “Pada kali ini saya hanya bisa mengaktivasi dan melakukan QSO pada band VHF, ya karena hanya bisa menggunakan perangkat seadanya yang dimiliki maklum sesuai kantong mahasiswa.” imbuh Tegar dengan kelakar.

Berikut petikan kontribusi dari Vincentius Tegar Dewanto – YC2LLT;

Perjalanan kami mulai pukul 03:30 WIB, kami berangkat dari kost di Kota Salatiga menuju Base Camp pendakian di Gunung Andong. Perjalan mendaki kami mulai pukul 04:45 WIB dari Base Camp, perjalan mendaki ternyata berbeda jauh dari ekspektasi kami, medan pendakian yang licin karena sebelumnya diguyur hujan dan pepohonan yang cukup lebat hingga membuat kami harrus berjalan perlahan. Pendakian sekitar 2 jam lebih akhirnya kami sampai puncak Gunung Andong. Segera saya siapkan antenna dan peralatan lainnya serta kertas logsheet untuk mencatat hasil komunikasi.

Aktivasi saya mulai dengan memanggil stasiun-stasiun yang dapat mendengarkan saya, QSO pertama saya lakukan dengan Bapak Dharmoko YC2JVX pada pukul 07:36 WIB. Kegiatan terus berlanjut dengan kawan-kawan dari berbagai Lokal seperti dari Bantul, Tegal, Semarang, Madiun, Salatiga dan lain sebagainya. Baru sekitar 2 jam memancar tiba-tiba langit berubah menjadi mendung dan beberapa kali terdengar suara petir, perlengkapan langsung saya kemasi dan saya berbegas untuk turun.

Perjalanan turunpun bisa dibilang cukup merepotkan karena hujan turun cukup deras ketika saya berjalan memasuki area hutan, tanah yang licin, hawa yang dingin dan beban bawaan yang cukup berat terutama tripod yang saya bawa membuat kami harus berjalan pelan-pelan dan sangat hati-hati agar tidak terpeleset. Sempat terjatuh beberapa kali karena jalan licin dank abut yang cukup tebal membuat semua menjadi kotor.

Walaupun bisa dibilang perjalanan kali ini tidak mudah dan banyak rintangan tetapi ketika sudah melihat atusias teman-teman ORARI yang menjawab panggilan saya dan melihat hasil QSO pada logsheet membuat hati sangat senang. Kegiatan ini saya juga membuat E-QSL Card supaya semua teman-teman yang berkomunikasi dengan saya dapat memiliki bukti komunikasi sehingga jika nanti RPM jadi ditetapkan teman-teman sudah memiliki beberapa bukti komunikasi sebagai syarat perpanjang atau kenaikan tingkat. Semoga dengan kegiatan ini dapat menginspirasi rekan-rekan lain untuk ikut mengaktifkan gunung-gunung khususnya di Jawa Tengah dan sekitarnya sambil kita tetap menjaga kelestarian alam.

Untuk E-QSL Card SOTA Gunung Andong YBJ/JT-023 bisa di download DISINI

Kontributor: Vincentius Tegar Dewanto YC2LLT